Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kematian

Mengapa Kata-kata Negatif Begitu Gampang untuk Diucapkan?

Aku merasa sangat penasaran, sadarkah seorang manusia ketika ia sedang mengucapkan kalimat negatif kepada orang lain ataupun dirinya sendiri? Kurasa kita semua sama-sama tidak sadar pada saat itu, akan tetapi setelahnya kita bisa memilih untuk menyadarinya atau cukup mengabaikannya. Bukankah begitu? Manusia sangat gampang berkata negatif terutama kepada orang lain, kenapa? Apakah itu suatu bentuk justifikasi diri sendiri? Ataukah memang orang lain berhak untuk mendengar kata-kata itu dari mulut kita? Secara pribadi aku merasa bahwa kata-kata negatif yang tidak disertai dengan pembuktian dan penjelasan akan tindakan yang seharusnya dilakukan bukanlah sesuatu hal yang pantas untuk didengarkan oleh orang lain. Mengapa? Karena bisa jadi kata-kata negatif itu muncul secara subjektif dan pada kenyataannya sering seperti itu. Haruskah kita mengucapkan pemikiran buruk kita kepada orang lain hanya karena kita merasa tidak cocok dengan perilakunya? Padahal kita tidak mencerna perilaku itu d...

HOW A NEGATIVE MIND RUIN YOUR MOMENT

" People might not realize when they start thinking negatively, indeed. But when we did, we have to overcome it no matter what. Because no one knows how long it will keep haunting our lives in the present and future ". Berpikir adalah hak masing-masing orang, karena manusia diciptakan Tuhan dengan keistimewaan akal yang lebih dibandingkan makhluk lain. Namun berpikir tidak selamanya menghasilkan seusatu yang benar. Lewat berpikir, manusia bisa berkarya, menghasilkan sesuatu yang tidak identik antara satu dengan lainnya. Karena masing-masing orang itu istimewa, satu dengan yang lain tak akan pernah ada yang sama. Begitupula arah pemikiran manusia. Beberapa orang cenderung berpikiran negatif, bukannya tidak boleh akan tetapi tidak baik. Berdasarkan pengalaman pribadi selama ini, jika kita berada di lingkungan yang cenderung dipenuhi oleh orang-orang yang berpikiran negatif, maka pikiran kita mau tidak mau akan tertuju pada pikiran negatif yang sama dengan kelompok mayoritas...

HIDUP (Atau Mati?)

Banyak yang berkata bahwa hidup itu sulit dan rumit, sementara yang lain mengatakan bahwa hidup itu indah dan sederhana. Ada sebuah kutipan dari almarhum Prof. Dr. Buya Hamka yang menyatakan "Kalau hidup sekedar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekedar bekerja, kera juga bekerja". Sebuah kutipan yang menyadarkan kita untuk memaknai hidup yang kita jalani, bukan sekedar menjalani hidup kita. Orang-orang yang mengalami penderitaan yang amat sangat berkata bahwa rasanya seperti sudah mati, padahal mereka hidup. Orang-orang yang mendapatkan kebahagiaan yang amat sangat pun berkata serasa berada di surga, padahal mereka tidak mati. Terkadang, manusia lupa bahwa mereka hidup, seolah-olah kematian lebih menyenangkan daripada kehidupan. Aku merasa senang karena diberi kesempatan untuk hidup. Senang karena punya kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang berharga disekitarku. Senang karena bisa menikmati apa yang diciptakan Allah SWT untukku. Senang karena ...